Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Berhemat Dengan Daur Ulang

Apa yang Anda lakukan dengan beberapa perkakas Anda yang sudah rusak? Atau apa yang Anda lakukan dengan aneka botol plastik bekas minum yang sudah siap buang? Jika selama ini Anda membuangnya begitu saja, mungkin Anda bisa mulai mencoba melakukan daur ulang terhadap beberapa benda tersebut. Selain bisa jadi salah satu tips berhemat, aneka produk daur ulang dengan kreativitas tertentu juga sering kali mendatangkan nilai ekonomis.

Apa saja keuntungan memanfaatkan produk daur ulang dan pemakaian ulang berbagai produk tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

  • Barang bekas bisa jadi sumber pendapatan tambahan

Barang bekas bisa diolah jadi sumber pendapatan tambahan. Dari plastik bekas bungkus deterjen, pewangi, dan juga bekas spanduk bisa dijadikan tas aneka fungsi seperti tas belanja sampai tas laptop. Harga tas plastik dari bahan daur ulang ini berkisar puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah tergantung ukuran dan bentuknya. Bila Anda bisa memproduksi dalam jumlah banyak, Anda bisa menjualnya dan mendapatkan penghasilan tambahan.[1]


  • Menghemat pengeluaran

Coba cek barang bekas di sekitar rumah Anda. Apakah barang bekas tersebut memang layak dibuang atau bisa dimanfaatkan lagi. Sebagai contoh, pipa bekas sisa dari renovasi saluran air bisa Anda gunakan untuk membuat pot bekas. Bahkan bungkus bekas minyak goreng isi ulang juga bisa Anda gunakan sebagai pot. Daripada dibuang dan sulit diurai, jadikan barang bekas tersebut untuk bercocok tanam. Selain bisa mengurangi masalah lingkungan, pot dari barang bekas tersebut bisa jadi media tanam sayuran atau buah yang bisa Anda konsumsi. [2]

  • Melestarikan lingkungan

Saat ini salah satu masalah besar bagi Indonesia adalah masalah sampah. Sebagai contoh, di Jakarta jumlah sampah mencapai 6.000 ton per hari. Jumlah yang sangat besar bukan? Salah satu sebab sampah begitu banyak adalah orang langsung membuang sampah, tanpa memilah maupun mengolahnya. Bila orang mau memilah dan mengolah sampah, tentu jumlah sampah tersebut bisa dikurangi. Sampah basah misalnya, bila Anda olah terlebih dahulu bisa mengurangi bau sampah dan bisa dimanfaatkan sebagai kompos untuk bercocok tanam. [3]

Sebarkan artikel ini pada relasi Anda melalui fitur jejaring sosial. Jangan lupa bagikan juga tips berhemat Anda dari memakai produk daur ulang melalui kolom di bawah ini.