Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Cara Tepat Menggunakan Tas Punggung

Rafa (7 tahun) terlihat memegang tali tas punggungnya. Ia menahan tali tas punggungnya agar tidak melorot ke belakang. Setelah sampai di dalam kelas, dia kemudian membuka tas tersebut yang berisi tumpukan buku yang banyak. Empat pelajaran hari itu dan masing-masing pelajaran dilengkapi dengan satu buku tulis, satu buku pelajaran, dan satu lembar kegiatan siswa. Berarti ada 12 buku yang ada di dalam tas Rafa. Ditambah tempat pensil dan bekal makanan, pantas bila Rafa merasa tas yang digendongnya terasa berat.

Di Indonesia memang belum ada penelitian tentang kaitan penggunaan tas punggung dan cedera. Berbeda di Amerika yang sudah melakukan survei penggunaan tas punggung dan cedera yang ditimbulkan. Pada 2001, Consumer Product Safety Commission melaporkan terdapat tujuh ribu orang yang dibawa ke pusat layanan darurat karena jenis jenis penyakit akibat cedera punggung yang berkaitan dengan penggunaan tas ransel (www.acatoday.org, 16 Maret 2015).

Menurut Prof. Karen Jacobs dari Boston University, pemakaian ransel yang salah bisa menyebabkan jenis-jenis penyakit seperti kelelahan, cedera punggung, dan sesak napas. Ada beberapa penyebab timbulnya cedera punggung antara lain beban tas yang terlalu berat, posisi pemakaian yang salah, waktu pemakaian yang lama, jalan terlalu jauh, dan  penataan isi ransel yang kurang baik (www.bu.edu, 18 September 2013).

Lantas bagaimana caranya agar cedera punggung bisa dihindari saat menggunakan ransel? Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui:

Gunakan tas punggung dengan tepat    


Jangan membawa tas punggung dengan  hanya menggunakan salah satu bagian tali karena tidak baik untuk keseimbangan badan. Hal ini terungkap dari hasil studi yang dilakukan American Physical Therapy Association (APTA) pada 2009 silam. Peneliti APTA, Shelley Goodgold, dari asosiasi professor terapi fisik di Simmons College di Boston, AS, menyebutkan bahwa menggunakan tas punggung dengan hanya salah satu tali disampirkan akan membuat salah satu bagian tubuh menerima beban lebih berat. Karena itu, selalu gunakan kedua tali pada tas punggung di bahu kiri dan kanan secara bersamaan, untuk membuat postur tubuh lebih imbang (www.apta.org, 17 Maret 2015).

Batasi beban

Tas yang bagus biasanya dilengkapi dengan kapasitas isi dan berat. Isi tas Anda dengan barang yang tidak melebihi kapasitas tas. Tas yang terlalu berat bisa membebani punggung Anda dan bisa menyebabkan cedera. Menurut Karen Jacobs, berat maksimal tas punggung yang Anda gendong jangan lebih dari 10% berat tubuh Anda. Bila berat badan Anda 60 kg, berarti jangan membawa beban di tas punggung melebihi 6 kg. (www.bu.edu, 18 September 2013)

Gunakan sabuk tas

Banyak tas punggung dilengkapi sabuk di bagian perut dan dada. Sabuk yang biasanya dilengkapi dengan pengunci tersebut bukan hiasan. Kenakan sabuk tersebut untuk menjaga keseimbangan dan menghindari cedera punggung dan pundak.

Tata isi tas dengan baik

Menata isi tas dengan juga bermanfaat bagi Anda. Hal tersebut bisa menghindarkan dari cedera punggung karena menusuk – nusuk punggung Anda. Distribusikan beban dalam tas secara merata dan coba apakah tas tersebut sudah cukup nyaman ketika dibawa berjalan.

Sebarkan artikel ini melalui jejaring sosial dan jangan lupa berikan komentar Anda pada kolom di bawah ini.