Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Kenali Gejala TBC Dan Pencegahannya

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit menular yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat dunia. TBC disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ paru-paru. TBC termasuk penyakit dengan waktu pengobatan yang relatif lama yakni sekitar 68 bulan. Karena termasuk penyakit menular, sebaiknya Anda berhati-hati apabila sering berhubungan dengan pasien TBC. Apalagi ketika pasien tersebut bersin atau batuk dan mengeluaran percikan dahak (droplet). Sebab kuman yang terdapat pada droplet tersebut bisa bertahan selama beberapa jam (tuberkolosis.org, 22 Mei 2015).

Untuk mengetahui apakah orang di sekitar Anda terkena TBC sehingga bisa mendapat penanganan yang tepat dan tidak menulari orang lain, Anda perlu tahu beberapa gejala TBC.

Menurut the National Cancer Institute (NCI) Amerika Serikat, beberapa gejala yang sering ditemui pada penderita TBC di antaranya adalah (webmd.com, 4 April 2013):


Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama, periode waktu yang cenderung lama pada setiap penderita sering menjadi penyebab penderita sulit sembuh. Hal ini biasanya terjadi karena pasien TBC sering berhenti berobat setelah merasa sehat meski proses pengobatan belum selesai sepenuhnya (depkes.go.id, 24 Maret 2011). Untuk itu, jika Anda mengalami gejala tersebut, ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter dan berdisiplin dalam menjalankan perawatan yang diberikan.

Selain itu bagi Anda yang terlanjur memiliki relasi atau orang dekat yang terkena TBC, menurut National Cancer Institute Amerika Anda perlu berupaya mencegah tertular TBC dengan cara (webmd.com, 4 April 2015):

  • Jika Anda menemui orang yang terkena TBC sudah lebih dari dua minggu, Anda perlu membatasi waktu berinteraksi dengannya.
  • Jika tidak memungkinkan membatasi berhubungan dengan penderita, Anda sangat dianjurkan untuk selalu menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut yang sesuai standar kesehatan.

Jika Anda punya relasi yang terkena TBC, segera hubungi dokter dan ahli kesehatan sehingga penyakit tersebut tidak menyebar ke orang-orang terdekat.

Bagikan artikel ini melalui fitur jejaring sosial dan berikan komentar Anda tentang pengalaman Anda jika pernah berhubungan dengan penderita TBC.