Home  »  Tips & Guide   »  
Tips & Guide

Sinusitis, Gejala & Pencegahannya

Menderita sakit kepala, bau mulut, hidung tersumbat, dan sakit gigi? Mungkin Anda terserang sinusitis. Cegah sinusitis dengan cara menjaga kesehatan berikut ini. 
 
Sinusitis merupakan kondisi umum yang dapat menyerang tanpa mengenal usia. Menurut situs www.webmd.com (18/05/2014), sinusitis atau infeksi sinus adalah peradangan pada selaput sinus yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur. 
 
Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang berada di belakang tulang pipi, belakang dahi, belakang mata, dan di kedua sisi jembatan hidung. Biasanya sinus terisi dengan udara, tapi ketika sinus tersumbat dan terisi oleh cairan atau kuman (bakteri, virus, dan jamur), dapat berkembang dan menyebabkan infeksi. 
 
Wajah yang terasa nyeri dan tertekan serta hidung tersumbat merupakan gejala utama sinusitis. Penulis kesehatan Amanda Gardner mengungkapkan pada situs www.health.com bahwa terdapat beberapa gejala sinusitis lainnya adalah seperti berikut: 
 
1. Sakit kepala 
Nyeri dan tekanan pada wajah dapat berubah menjadi sakit kepala. Penyumbatan dan peradangan di sinus menyebabkan otot-otot di sekitar dahi dan bagian atas kepala mengencang. 
 
2. Lendir hidung berwarna kuning atau kehijauan 
Lendir hidung yang berwarna disebabkan oleh sel darah putih yang sedang berjuang melawan infeksi. Bahkan, lendir berwarna kuning atau hijau dapat bertahan selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu setelah infeksi berakhir karena sel-sel kekebalan tubuh masih “berperang”. 
 
3. Bau mulut 
Bau mulut ini adalah dihasilkan oleh lendir berwarna yang terkumpul dalam sinus dan hidung dan menetes ke bagian belakang tenggorokan. Bau mulut terjadi karena (napas) bercampur dengan bau dari infeksi. 
 
4. Batuk berdahak 
Batuk dari infeksi sinus biasanya semakin memburuk di malam dan di pagi hari. Apa pun yang mengumpul di bagian belakang hidung akan memicu batuk seperti itu. Hal ini muncul di pagi hari karena saat itulah semua saluran mongering. 
 
5. Sakit gigi 
Sakit gigi yang berhubungan dengan infeksi sinus bukanlah benar-benar sakit gigi tapi berasal dari semua yang menekan di dalam kepala hingga memberikan kesan sakit gigi. Biasanya sakit gigi terkait sinus terjadi pada kedua sisi wajah dan tidak akan sakit ketika gigi ditekan. 
 
Kabar baiknya, ada beberapa cara menjaga kesehatan yang mampu mencegah Anda terkena sinusitis, yaitu seperti berikut: 
• Mengobati hidung tersumbat yang disebabkan oleh pilek atau alergi dengan segera. Cara menjaga kesehatan ini dapat membantu mencegah infeksi bakteri yang nantinya berkembang di sinus. 
• Hindari melakukan kontak dengan orang yang terserang pilek dan infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Sering mencuci tangan terutama setelah melakukan kontak dengan mereka yang terinfeksi. 
• Jangan mengisap rokok, cerutu, dan pipa asap adalah salah satu cara menjaga kesehatan untuk mencegah sinusitis. 
• Jika Anda memiliki alergi, hindari hal-hal yang dapat memicu serangan alergi. 
• Hindari menghirup udara kering. Pertimbangkan untuk menggunakan humidifier (alat untuk membuat ruangan menjadi lembab) untuk meningkatkan kelembaban di udara. 
 
Segera berkonsultasi dengan dokter jika suhu tubuh Anda melebihi 38°C dan gejala sinusitis berlangsung lebih dari 10 hari. Menunda pengobatan untuk menyembuhkan sinusitis dapat memperparah keadaan. Dalam situasi yang lebih parah, sinusitis yang tidak diobati dapat menyebabkan meningitis atau abses otak dan infeksi tulang. Namun hal ini jarang terjadi. 
 
Anda pernah terkena sinusitis? Bagikan pengalaman Anda pada komentar di bawah ini.